"Macet sana sini seantero negeri. dari transportasi hingga birokrasi, kecelakaan diri tanpa terkendali, macet ilmu dan budi pekerti sumber petaka insani". Membaca penggalan puisi Pak Herli ini, saya merasa tersentak, karena ada diksi di sini yang sedikit menohok saya. Itu memang pembacaan subyektif saya setelah diminta sang penulis untuk sedikit memberi catatan atas karya kreatifnya. Tapi saya …