Buku ini membahas tentang bagaimana seorang muslim dapat membentuk kepribadian yang sesuai dengan panduan al-Qur'an dan hadits di tengah terpaan perubahan zaman dan menjadireferensi dalam usaha menghindari pelarian dari hidup dengan cara-cara yang menyimpang dari ajaran Allah swt.
“Dari semua punggawa dalam teologi Islam, hanya Fakhruddin ar-Razi yang tampaknya telah menumpahkan perhatian secara sungguh-sungguh kepada persoalan waktu.” —Sir Muhammad Iqbal Buku ini merupakan terjemahan dari Al-Mabahits al-Masyriqiyyah karya seorang polymath Persia yang mendapatkan julukan Sultan Para Teolog, yaitu Fakhruddin ar-Razi. Hanya saja, karena begitu luasnya pembahasan …