Pusat Perpustakaan

  • Beranda
  • Area Anggota
  • Login Pusatakawan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Komodifikasi paham Ahlussunnah wal Jamaah: kajian konflik perebutan pengaruh elite Nahdlatul Ulama dan Salafi
Penanda Bagikan

Text

Komodifikasi paham Ahlussunnah wal Jamaah: kajian konflik perebutan pengaruh elite Nahdlatul Ulama dan Salafi

Masitah, Dewi - Nama Orang;

PERKEMBANGAN Islam di Pasuruan sejak abad XVII dipengaruhi oleh elektabilitas para kiai dan habib. Mereka mendirikan pesantren berpaham Ahlussunnah wal jamaah yang berafiliasi terhadap Nahdlatul Ulama sehingga Pasuruan dikenal sebagai basis warga Nahdhiyin di Jawa Timur. Namun, pada 2000-an para elite NU merasa resah dengan kemunculan Salafi yang juga berpaham Aswaja sebab mereka memiliki strategi dakwah yang dapat menark simpati masyarakat Pasuruan. Para elite NU juga merasa tersaingi sebab Salafi berhasil merebut jamaah NU yang selama ini menjadi "aset" atau "modal sosialnya" pada aspek politik, ekonomi, dan pendidikan.

Bentuk komodifikasi paham Ahlussunnah wal Jamaah elite NU fokus pada kekuasaan dengan menggunakan istilah al-Ulama Waratsatu al-Anbiya'. Melalui kekuasaan tersebut elite NU yakin bahwa kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat pada aspek politik, ekonomi, dan pendidikan akan terpenuhi. Sedangkan bentuk komodifikasi paham Ahlussunnah wal Jamaah Salafi fokus pada dakwah yaitu mengembalikan Islam pada al-Qur'an dan hadis serta Islam yang bebas dari bidah, takhayul, dan khurafat. Model dakwah Salafi tidak berorientasi pada politik praktis, tetapi mereka bekerja sama dengan pemerintah kota Pasuruan.

Adapun konflik perebutan pengaruh antara elite NU dan Salafi berpengaruh terhadap masyarakat Pasuruan yang akhirnya terpecah menjadi dua model jamaah, yakni jamaah murni yang fanatik dan jamaah "muhajirin" yang lebih kritis. Jamaah "muhajirin" disebut sebagai generasi Islam Hibrida, artinya umat Islam yang memiliki pemahaman silang antara paham Ahlussunnah wal jamaah an-Nahdliyyah dan Salafi.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat U 297.6512 MAS k
233000223
Tersedia
#
Perpustakaan Pusat U 297.6512 MAS k
233000224
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
U 297.6512 MAS k
Penerbit
Junrejo - Batu : Literasi Nusantara., 2021
Deskripsi Fisik
xviii, 110 hal.; tab.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786233290333
Klasifikasi
297.6512
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Nahdlatul Ulama
Suni (Ahlu Sunnah)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
URl Source
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Pusat Perpustakaan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?