Text
Noktah pengharapan manusia
Seandainya manusia tidak lagi memiliki harapan akan hadirnya suatu anugerah Tuhan, mungkin tidak akan tertanggung lagi beban hidup ini. Bukankah sebuah harapan akan selalu menjadi hiburan bagi yang bersangkutan? Dan bukankah hidup yang sempit pun terasa lapang dan menenteramkan kalau selalu tersedia jalan keluar untuk mengatasinya? Jika ada satu pintu terturup, demikian nasihat para bijak bestari, masih ada pintu lain terbuka. Jika semua pintu tertutup, masih ada juga tersedia berbagai jendela untuknya. Mengapa mesti berhenti berharap? Bukankah bumi Allah ini luas? Di satu tempat kita tidak memperoleh anugerah, di tempat lain mungkin tersedia anugerah lain yang tak terhitung jumlahnya. Kalau di satu negeri kita tidak bisa diterima, di negeri lain terbuka kesempatan untuk diterima dan dimanfaatkan. Jadi, tidak ada alasan untuk berhenti berharap atas kehadiran anugerah-Nya. Justru berhenti berharap pertanda kelemahan iman. Begitulah buku ini mencoba menyentuh kita dengan pesan-pesan moralnya yang meneduhkan. Karena itu, layak menjadi bahan kajian dan renungan buat siapa saja yang hendak merenda perjalanan historisnya secara mengesankan di bumi Tuhan ini.
Tidak tersedia versi lain