Meneliti ulang dan melakukan kritik hadis bukan perkara baru, melainkan sebagai tradisi ilmiah yang telah dilakukan ulama terdahulu. Hal ini bertujuan untuk memelihara kemurnian hadis Nabi SAW dari kesalahan dan pemalsuan. Banyak ulama hadis kontemporer yang meneruskan tradisi ini. Di antaranya adalah Muhammad Nashir al-Din al-Albani, seorang ulama yang produktif menelurkan karya di bidang krit…
Raymond Farrin draws on classical Arab sources and contemporary literary theory in this groundbreaking literary approach to the Qur’an. Prof. Farrin demonstrates how the Qur’an, often regarded as unsystematic, in fact features a comprehensive design, one characterized by a network of symmetries. He asserts that the Qur’an possesses “a magnificent design” and an impressive coherence. S…