Buku ini sangat penting dihadirkan ke tengah-tengah masyarakat, untuk meluruskan cara pandang dan sikap dalam beragama, yang sering terjebak pada dua kutub yang bertentangan dengan ajaran islam, yaitu ekstremisme dan liberalisme. islam adalah agama yang berada ditengah-tengah keduanya ; tidak ekstrem (ghuluw) dan juga tidak liberal, tidak melampaui batas atau berlebih-lebihan (ifrath) dan juga …
Selama ini kita sibuk mendakwah diri sebagai penganut Ahlussunah wal Jamaah yang yang paling 'tepat', mengaku segala tindaklaku kita sudah mengacu pada "apa yang saya (Nabi) dan para sahabatku lakukan untuk" (ma ana 'alaihi wa ashabi). Kita sibuk mengidentifikasi 'kelompok yang selamat (al-Fiqrotun Najiyah) dan 'kelompok yang sesat' (al-Fiqrotudl Dlalalah), hingga lupa bahwa ciri khas (khashais…
Al-Hafizh Ibnu Hajar mulai menulis kitab ini pada tahun 1416 M, lalu berhenti. Ia baru menuntaskannya pada tahun 1430 M setelah muncul bidah di masyarakat berupa seru keluar rumah untuk berkumpul dan berdoa layaknya shalat istisqa. Bagi Ibnu Hajar, orang yang berdiam di rumah selama wabah, sembari bersabar dan mengharap ridha Allah, ia akan memperoleh pahala seperti orang mati syahid meski diri…